Kamis, 30 Desember 2021

Kota Susu Yang Penuh Kenikmatan

Ada yang sudah tahu Kota Susu ada dimana? Iya, betul sekali. Kota Susu ini berlokasi di Kota Boyolali, Jawa Tengah. 

Saya sendiri juga baru mengetahuinya lho, bahwa Kota Boyolali mempunyai julukan dengan nama Kota Susu. Padahal saya suka sekali dengan susu khas Boyolali, tapi kenapa tidak berpikiran sejauh itu ya, heheh. Karena saya juga baru mengetahuinya, yuk kita belajar bareng-bareng!.

Kenapa Kota Boyolali disebut kota susu ya, heran deh. Kenapa tidak disebut kota terromantis aja. Padahal di sana banyak sekali pasangan yang memandu kasih lho. Ups,, kok malahan membahas perbucinan lagi, nanti malahan tidak ada selesainya membahas itu-itu terus. Sudah lah, yuk! Langsung bahas.

Kota Boyolali ini merupakan kota penghasil susu terbesar di Jawa Tengah, maka tidak heran jika sapi menjadi simbolis dari kota ini. Bagi kalian yang ingin melihat bangunan ikonik sapi raksasa yang biasa disebut dengan Sapi Ndekam, bangunan yang aslinya bernama Gedung Lembu Sora. Waw, dari namanya saja sudah bikin greget ya, hhehe. Bangunan ini cukup besar lho, eh salah, karena saya orangnya kecil dan pendek, biasanya di sebut comel (Bercanda ). Jadi, bangunan ini sangat besar ya. Bagi kalian yang ingin melihat bangunan ikonik sapi raksasa, kalian bisa berkunjung ke tempatnya langsung ya. Lho, sayakan tidak tahu tempatnya? Estt,, tenang saja, saya akan membagikan titik tempat bangunan ini.

Oh iya, dikenal dengan kota susu tidak lengkap dong, jika tidak ada peternakan sapi. Oke, langsung saya bahas ya, zaman dulu tuh, Kota Boyolali hampir semua memiliki peternakan sapi atau memiliki seekor sapi untuk mereka jadikan mata pencaharian. Lho, kok bisa sebagai mata pencaharian? Heheh, jadi, mereka menjual susu segar siap minum, tentunya sudah dikemas menggunakan kantong plastik atau botol.

Untuk kalian yang penasaran dengan rasa susu khas Boyolali, yuk! Kunjungi Kota Susu ini. Lha, berarti Susu Khas Boyolali adanya di Kota Boyolali? Tidak dong, kalian bisa mememukannya di Kota Solo dan sekitarnya. Oh iya, susu ini juga bisa diantar keluar Jawa ya.




Kota ini di kenal sebagai produksi susu terbesar di Jawa Tengah ya. Selain menjadi produksi susu, kota ini juga memiliki pesona alam yang luar biasa, banyak sekali wisatawan yang bisa memanjakan mata dan menghilangkan rasa lelah di sini. Est, jangan khawatir untuk tarif cukup terjangkau untuk pemandangan alam menawan ini.

Jadi, bisa kalian buktikan sendiri ya, jika ingin mengunjungi Kota Boyolali banyak hal-hal yang bisa kalian lakukan di kota susu ini, misalnya, meminum Susu Khas Boyolali dengan melihat pemandangan indah dari atas bukit, atau bisa pergi ke agrowisata sapi perah yang dinamakan Agrowisata Sapi Perah Cepogo yang terletak di Desa Cepogo, disana kalian akan melihat bagaimana sapi dipelihara, memberi makan para sapi, etss,, satu lagi, disana kalian juga bisa langsung belajar cara memeras susu sapi lho. Wah, ternyata banyak sekali yang bisa kita lakukan disana ya.                         

                  


                                                                                                         

Masih ragu liburan ke Kota Boyolali? Disini memberikan banyak sekali wawasan tentang sapi lho, eh kok membahas sapi melulu ya, hehhe. Disini tidak hanya tentang sapi lho, bisa tentang kamu dan dia, ups,, maaf. Bagi kalian yang ingin melihat pemandangan dari atas bukit dengan pasangan, boleh banget kesini. Apalagi nih ya, bagi kalian yang ingin membahas masa depan dengan sang kekasih, saya saranin ke sini saja, biar tambah fresh dan masa depan tertata rapi. Aamiin (wkwkk).

Bagi kalian yang ingin berkunjung kesini, tidak usah takut bosan ya. Karena, di setiap perjalanan kalian akan disuguhkan pemandangan menarik dan udara segar yang akan kalian hirup disetiap perjalanan. Untuk para Traveler bisa di coba yuk, terjun kedunia susu, heheh.












Bagi kalian yang ingin berkunjung ke Gedung Lembu Sora bisa klik google maps yang saya share dibawah ini.

https://goo.gl/maps/YYFmfJ7kFN3edRV46

Selamat berlibur.😉


Senin, 27 Desember 2021

Review Kereta Prameks Kutoarjo-Yogyakarta

                                                    Kereta Prameks Kutoarjo-Yogyakarta
 

Hari ini saya akan membahas mengenai kereta api Prambanan Ekspres ( Prameks )ya. Oh iya, untuk yang bertanya-tanya, kenapa harus kereta Prameks? Kenapa tidak cerita aktivitas didalam kereta?. Oke, mungkin sebagian dari kalian ada yang bertanya demikian, tapi tidak masalah, saya akan menjawab pertanyaan itu. Sedikit cerita ya, dulu waktu pertama kali saya ingin berkunjung  ke kota Yogyakarta, saya masih bingung mengenai biaya transportasi. Nah, disitulah saya mulai mencari tahu biaya transportasi yang murah untuk sampai di Jogja tanpa ribet, akhirnya salah satu teman menyarankan untuk menggunakan kereta api Prameks. 

Ternyata memang benar, kereta satu ini memiliki tarif yang sangat murah, tidak hanya itu lho, kereta ini juga  mempunyai kenyamanan tersendiri untuk para Traveler seperti saya, heheh. Yakin, kalian masih belum memiliki keinginan pergi ke Jogja menggunakan kereta api Prameks? Oh iya, satu lagi nih, kereta api Prameks tidak tersedia di setiap kota ya, tapi hanya di stasiun tertentu saja, yuk simak lebih lanjut!.
Beberapa informasi yang akan saya berikan untuk kalian.

Cara Beli Tiket Prameks Online

Mulai sekarang kalian bisa membeli tiket kereta api Prambanan Ekspres atau yang kita kenal Prameks lewat online lho. Caranya kalian bisa membelinya lewat aplikasi Kai Access.

Jadi, jika di smartphone kalian belum ada aplikasi Kai Acces, sebaiknya mengunduh aplikasi tersebut di Google Playstore dulu ya. Untuk membeli tiket ini kalian bisa melakukannya 7 hari sebelum pemberangkatan, dan juga bisa dilakukan 5 menit sebelum pemberangkatan, jika belum kehabisan ya, heheh (saran saya, jangan terlalu mepet ya).
Est, jangan khawatir, bagi kalian yang masih bingung, saya akan menuliskan langkah-langkah membeli tiket Prameks online.


Sebagai berikut :

1. Instal aplikasi KAI Acces. Unduh dari Playstore untuk pengguna smartphone android, atau unduh App Store untuk pengguna Iphone.
2. Jika kalian belum mempunyai akun KAI Acces bisa langsung mendaftarkan diri terlebih dahulu. Untuk mendaftarkannya cukup menggunakan nomer telepon ataupun email.
3. Kalau sudah terdaftar, kalian bisa langsung membeli tiket Prameks online. Pilih menu "Local Train" di aplikasi KAI Acces untuk membeli tiketnya.
4. Pilihlah tanggal pemberangkatan kalian.
5. Kemudian, kalian bisa membayarnya menggunakan dompet elektronik sesuai pilihan.
6. Tiket elektronik Prameks akan kalian gunakan saat boarding ke kereta. E-ticket atau tiket elektronik Prameks ini bisa kalian temukan di menu "Trips". Est, jangan lupa ya, e-tiket tadi di scan kepada petugas Stasiun. Wah, mudah sekali ya, kalian juga tidak perlu mencetaknya lagi.

Jadwal Prameks Kutoarjo Yogyakarta

NO      RelasiKeberangkatan Kedatangan
1. Kutoarjo-Yogyakarta05.15 06.42
2.Kutoarjo-Yogyakarta 08.30 09.42
3.Kutoarjo-Yogyakarta 11.40 12.54
4.Kutoarjo-Yogyakarta 15.58 17.06

Itu informasi jadwal kereta api Prameks dari stasiun Kutoarjo sampai ke stasiun Tugu Yogyakarta ya. Est, jangan khawatir saya juga akan menulis informasi mengenai jadwal kereta api Prameks dari stasiun Tugu Yogyakarta sampai ke stasiun Kutoarjo.

Jadwal Prameks Yogyakarta Kutoarjo

NO      RelasiKeberangkatan Kedatangan
1. Yogyakarta-Kutoarjo 06.30 07.42
2.Yogyakarta-Kutoarjo 10.05 11.18
3.Yogyakarta-Kutoarjo 13.48 15.25
4.Yogyakarta-Kutoarjo 17.35 19.01


Rute Kereta Api Prameks 

 Ada 5 stasiun yang dilalui kereta Prameks, yaitu: Kutoarjo - Jenar - Wojo - Wates  - Yogyakarta.

Waktunya lumayan panjang sih. Tapi, untuk pemandangan selama perjalanan, sumpah, juara!. Karena, kereta ini melintas di jalur sisi hamparan persawahan yang dibayangi oleh pegunungan.


Bagaimana cukup mudahkan. Yakin kalian masih ragu menggunakan kereta api Prameks? Jika belum yakin atau pengen tanya-tanya mengenai kereta ini bisa langsung kontak saya, ya😉.



Sabtu, 25 Desember 2021

Manfaat Lidah Buaya Untuk Para Traveler

Wah keren, kali ini saya akan membahas sesuatu yang berbeda lho, pastinya memberi manfaat untuk kalian semua. Terutama, kalian yang suka jalan-jalan dan bingung soal masalah kulit yang sensitif. 
Tenang! Saya akan berbagi tips untuk para Traveler dalam menjaga kulit wajah agar tetap sehat. 

Di antara kalian ada yang sudah memakai banyak produk, tapi tidak ada efek? Pastinya banyak ya.

Saya juga sudah memakai banyak sekali produk dan hasilnya sama seperti kalian, tidak ada efek di kulit wajah. Akhirnya, salah satu teman menyarankan untuk menggunakan lidah buaya, tanpa pikir panjang saya langsung mencobanya. Ternyata Lidah Buaya memang memiliki banyak sekali manfaat untuk saya yang suka keluyuran heheh. 

Sekarang saya akan membahas manfaat Lidah Buaya. Yuk, simak bareng-bareng!


1. Mengobati jerawat dan komedo

Kebanyakan para Traveler selalu mengunjungi tempat-tempat yang berdebu dan kotor, pastinya kulit akan tumbuh jerawat dan komedo. Tapi tenang, kalian bisa mencoba dengan menggunakan lidah buaya. Karena Lidah Buaya ini bersifat antimikroba yang membantu melawan bakteri penyebab tumbuhnya jerawat pada kulit dan menghilangkan komedo di wajah.

Untuk merawat kulit wajah yang berjerawat dan berminyak, kalian bisa menggunakan masker lidah buaya ini dengan mencampurkan dengan madu. Untuk pembuatanya gampang banget kok, yuk di coba!.
Pertama, masak daun lidah buaya dan haluskan, kemudian tambahkan 3-4 tetes sendok makan madu. Oleskan campuran tersebut secara merata pada kulit wajah dan diamkan selama 15-20 menit ya, est jangan lupa untuk membilasnya dengan air dingin, kalian harus melakukannya rutin sehingga jerawat kalian menghilang.

2. Membersihkan kulit secara mendalam

Lidah buaya ini juga bisa menjadi pembersih wajah terutama dari bekas makeup. Untuk caranya, cukup oleskan lidah buaya pada kulit, gosok dengan scrub atau kapas yang biasa kalian gunakan, kemudian makeup akan terhapus dengan bersih.

3. Melembabkan dan meremajakan kulit wajah

Bagi kalian yang memiliki kulit kering, jangan khawatir karena kandungan minyak lidah buaya akan melembabkan dan meningkatkan kadar minyak pada wajah, meremajakan kulit, dan membuat wajah tampak segar sepanjang hari.

Oh ya, untuk meningkatkan kelembapan kulit kalian cukup membuat masker lidah buaya. Caranya gampang! Dengan menghaluskan daun lidah buaya, kemudian tambahkan 2 kurma, 3 sendok makan jeruk nipis, dan beberapa irisan mentimun. Blender semua bahan hingga tercampur merata, kemudian oleskan pada wajah dan diamkan selama 25-30 menit. Jangan lupa! Untuk membilasnya menggunakan air dingin. Lakukan dengan rutin ya, agar kulit kalian menjadi lembap dan tidak berminyak lagi.

4. Mencerahkan warna merona di bibir dan mengatasi bibir pecah-pecah
Est, jangan mengira manfaat dari lidah buaya hanya untuk kecantikan kulit wajah ya. Lidah buaya juga dapat membantu mengatasi masalah bibir pecah-pecah lho. Cukup campurkan gel lidah buaya denga vitamin E, kemudian kalian oleskan pada bibir secara rutin untuk mengembalikan warna bibir cerah tanpa pecah-pecah.

 

Bagaimana nih, sudah tertarik untuk  mencobanya? Yuk! Para Traveler kita ganti cara rumit jadi praktis, sekaligus gratis lho!















Jumat, 24 Desember 2021

Wah! Senja Yang Bersembunyi Di Pantai Parangendog

 


Apakah kalian sedang menyusun itinerary akhir tahun untuk perjalanan wisata di Jogja? Jika iya, jangan sampai lupa untuk menyempatkan singgah di Pantai Parangendog ya! Setiap pantai memang mempunyai ciri khas dan keindahan tersendiri. Termasuk pantai yang satu ini.

Pantai yang satu ini tidak kalah menarik untuk kalian lho, jika kalian ingin mencari destinasi perjalanan yang menyenangkan. Tentu saja, di pantai inilah kalian bisa melakukan banyak hal, terutama kegiatan outdoor.

Ya betul, pantai ini memang letaknya tak jauh dari Pantai Parangtritis yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, Parangendog relatif lebih sepi. Estt jangan salah ya, pantai yang satu ini cocok buat kalian yang lagi mencari inspirasi lho, atau melakukan perjalanan untuk menyendiri. Ya betul sekali, seperti saya tentunya.

Oh iya, untuk lokasi pantai ini memang berdekatan dengan Pantai Parangtritis ya, sehingga kebanyakan orang mengira pantai ini masih termasuk kabupaten Bantul. Padahal lokasi pantai ini sebenarnya berada di kabupaten Gunungkidul lho.

Buat kalian yang mau mengunjungi pantai ini, tidak usah bingung soal harga tiketnya ya. Di sini harga tiket masuk merakyat kok, dan akses menuju lokasi juga relatif mudah lho. 

Saya akan membagikan beberapa informasi untuk kalian yang ingin mengunjungi wisata yang satu ini.

Rute Menuju Pantai Parangendog

Seperti yang saya sebutkan tadi, bahwa Pantai Parangendog ini berlokasi di kabupaten Gunungkidul ya, bukan kabupaten Bantul. Pantai ini merupakan salah satu spot terbaik untuk kalian yang ingin menikmati sunset.

Pantai ini berlokasi di Dusun Parangrejo, Desa Girijati, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. 

Waktu tempuh menurut saya cukup normal, karena kemarin saya dari pusat kota Yogyakarta menuju Pantai Parangendog kurang lebih 1-1,5 jam.

Akses menuju tempat ini memang halus tetapi banyak tanjakan, turunan dan tikungan. Eh tikungannya tidak separah waktu nikung temannya sendiri ya, heheh. Jadi, kalian harus berhati-hati dengan temennya sendiri ( eh bercanda ) maksud saya tikungan menuju Pantai Parangendog ya.

Agar kalian lebih mudah menemukan Pantai ini, sebaiknya kalian mengikuti petunjuk arah ke Pantai Parangtritis setelah kalian sampai kalian bisa berjalan kaki dari Pantai Parangtritis menuju Pantai Parangendog. Est jangan salah ya, tidak harus berjalan kaki kok, kalian bisa menggunakan jeep atau delman ya.

Harga Tiket Masuk

Buat kalian yang sekarang lagi bingung, ingin berkunjung ke tempat wisata dengan harga murah? Tapi dengan panorama eksotis. Tenang saja, saya ingin merekomendasi Pantai Parangendog pilihan yang tepat.

Harga tiket masuk ke lokasi ini cukup murah lho, hanya Rp 10.000 per-orang. Sementara itu, biaya parkir kendaraan 3.000 per-sepeda motor.


Wisata Kuliner di Pantai Parangendog

Biasanya setelah lelah berkeliling kita mengisi perut yang kosong, dan pastinya kalian bisa berburu kuliner di warung makan pinggir pantai yang menyediakan berbagai menu seperti ikan bakar, gurame goreng, kepiting, dan masih banyak lagi menu lain yang tidak kalah enak ya. Est jangan bingung di sana juga ada penjual air kelapa muda yang bisa kalian nikmati dari kelapanya.


Saran 

~ Waktu yang tepat untuk berkunjung ke tempat ini di pagi dan sore hari, dimana kalian bisa menikmati matahari tidak begitu panas. Selain itu, di pagi dan senja kalian juga bisa menikmati momen yang sangat luar biasa yaitu sunrise dan sunset

~  Kalian harus menjaga sopan santun juga ya, karena kebanyakan penduduk asli Pantai Parangendog menggantungkan hidupnya di lautan ini dengan mata pencaharian sebagai nelayan.








Rabu, 22 Desember 2021

Ransel Biasa Yang Menemani Saya Sekarang

               


Kebanyakan orang pasti membawa sesuatu untuk menemani bepergiannya, ntah itu jarak dekat atau jauh. Yah, biasalah manusia, pasti membutuhkan benda untuk menemani di saat jenuh. Esst tapi tidak berlaku untuk kaum hawa ya, terkadang saya juga suka bingung deh, mereka bisa-bisanya mempunyai lebih dari satu benda yang menemani saat jenuh, misalkan nih ya, mereka udah bawa handphone kok masih bawa bedak, alas bedak, lipstik, maskara dan masih banyak lagi. Gila! malahan mirip sales kosmetik dah. Yah, karena saya membahas kaum hawa, jadi itu berlaku untuk saya juga, hehhe.

Sekarang saya akan membahas ransel yang selalu saya gunakan untuk jalan-jalan. Ransel yang saya gunakan sekarang dibeli tahun 2019 dengan harga,,, berapa ya (eh maaf saya lupa ). Ransel saya berwarna merah, ya walaupun warna kesukaan saya warna ungu, tapi saya juga tidak membenci warna lain dong.

Biasanya saat saya melakukan perjalanan jauh, saya membuat daftar barang yang diperlukan untuk perjalanan.

1. Handphone

Barang yang satu ini selalu masuk di daftar pertama, yah karena saya selalu mengunjungi tempat yang belum pernah saya datangi sebelumnya, hehe biasalah cari muka, siapa tahu ya,,,,ada cowok cakep tiba-tiba nunjukin arah, wah siapa tahu bisa nyantol, heheh (bercanda). Saya menggunkan handphone untuk petunjuk jalan sih, tapi, kadang juga saya gunakan untuk transfer.

2. ATM

Kenapa harus Atm, padahal tempat yang selalu saya kunjungi berbau-bau hutan? Emang ada Atm? Est jangan salah, kera punya alat untuk tarik tunai lho (Ah, ngarang banget), yah karena sebelum sampai di tempat tujuan, biasanya saya narik tunai dulu, biasalah buat bayar tiket masuk.

3. Alat Tulis

Sebelum berangkat, biasanya saya membuat daftar apa saja yang akan dilakukan, makanan apa saja yang harus dimakan, dan yang terakhir berapa rupiah yang harus dihabiskan.
Jadi, itulah mengapa alat tulis menjadi daftar barang yang harus saya bawa, heheh.

4. Kosmetik

Akhirnya, sampailah pada bagian akhir kaum hawa, kosmetik. Ya, walaupun tadi saya ceramah panjang kali lebar, saya juga termasuk kaum hawa yang normal ya, heheh. Jadi, kosmetik juga hal penting buat saya lho. Biasanya saya membawa bedak, lipstik, dan satu lagi cuci muka. Yah, beginilah perjalanan saya biasanya membutuhkan waktu 2-3 jam, jadi mau tidak mau harus membawa cuci muka.


5. Masker

Saya selalu membawa masker, yah karena kondisi kadang suka tidak mendukung. Seperti, masker basah, maskernya kotor, dan yang membuat saya marah ketika tali masker putus, padahal baru saja di pasang (sedihnya). Oh iya, maksud saya, masker untuk melindungi kita dari Covid-19 bukan masker wajah yang bisa bikin glowing.

6. Tissue


Tissue selalu menjadi bagian penting bagi saya, yah beginilah hidup dengan perjalanan di tengah-tengah hutan terkadang membutuhkan tissue, ntah untuk mengusap keringat, baju kotor dan lainnya. Intinya menjadi barang paling top dalam segara suasana.

7. Kamera

Barang terakhir yaitu kamera, biasanya saya membawanya hanya untuk memotret bagian terpenting saja, misalnya Telaga Sarangan, harus mengambilnya bagian telaga sekaligus Gunung Lawu yang berada di atasnya (untuk bagian objek) begitulah. 



Itulah barang yang selalu menemaniku di saat perjalanan jauh. Terkadang lebih dari itu, semuanya tergantung  tempat dan tujuannya sih. Daftar di atas hanya barang pokok yang selalu saya bawa untuk menjelajahi tempat baru.

Bagi kalian yang ingin mengunjungi tempat wisata, jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan, mencuci tangan dan tetap menjaga jarak!

Selasa, 21 Desember 2021

Kejadian Unik Dan Lukisan Yang Menarik



Saya ingat betul, kemarin saya mengunjungi Mall di Kota Solo, ya walaupun tujuannya bukan belanja sih, tapi hanya duduk dan menikmati suasana di dalam Mall, biasalah mahasiswa.

Beginilah kegiatan saya setiap harinya, selain mengikuti mata kuliah online saya juga selalu mengunjungi tempat yang menarik dan pastinya membuat saya bisa berekspresi bebas.

Saya sangat menyukai Traveling, estt jangan sembarangan ya, saya selalu mendapatkan hal baru dari sini, setiap kali saya menggelilingi kota, saya bisa melihat dunia yang benar-benar nyata. Bagaimana tukang becak panas-panasan hanya demi keluarga di rumah, ojek online yang menunggu orderan dari pelanggan, dan sepasang kekasih yang sedang memandu rindu, banyak sekali yang bisa saya rasakan.


Oh iya kembali lagi, kemarin saya mengunjungi Mall Solo Squere, awalnya hanya ingin membeli es teh dan duduk di tengah keramaian. Tapi, tujuan saya berbelok ketika melihat toko aksesori yang menjual barang-barang cantik.

Selain menyukai Traveling, saya juga suka mengoleksi aksesori yang unik seperti, bando, penjepit rambut, dompet, buku diary dan benda lain yang bentuknya lucu, heheh. Iya bener sih, saya sudah dewasa masih saja menyimpan benda-benda konyol. Estt jangan salah, semua benda itu saya beli dengan uang sendiri ya, bukan dari orang tua lagi.

Setelah melihat semua toko aksesori, saya akhirnya membeli tali rambut hitam dengan harga 10.000, murahlah ya untuk kalangan orang yang sering mengunjungi Mall, tapi tidak berlaku untuk saya, hehe.


Setelah membeli aksesori, saya kembali ke tujuan pertama membeli es teh dan menikmati di tengah keramaian. Seperti biasa, bagi saya menikmati suasana seperti ini, cukup menyenangkan. Dimana saya bisa melihat beraneka ragam orang, seperti, orang tua yang membantu anaknya menaiki wahana, pria yang mencoba membahagiakan pasangannya, dan ada satu lagi yang menjadi pertanyaan saya, kemarin tuh ada dua pria mengunjungi Mall, berpenampilan seperti orang dewasa. Tapi, karena rasa penasaran, akhirnya saya memberanikan diri untuk bertanya, dan mengobrol sebentar. Ternyata benar dugaan saya bahwa mereka masih SMP kelas satu, waduh! Kok bisa ya, anak SMP mainya sampai ke Mall, lah waktu saya SMP mainya aja cuma di belakang rumah, hehe, oh mungkin beda tingkatan. Anehnya lagi nih mereka mengunjungi Mall hanya untuk mencari pacar, lah mereka mau dapet darimana coba? Sumpah nih anak kecil kocak banget, bisa-bisanya cari pacar sampai di Mall.


Hal menarik selalu saya dapatkan dari jalan-jalan. 

Setelah 30 menit saya menikmati keramaian, saya pergi ke toilet untuk membasuh muka, karena terlalu berminyak, hehe biasalah perempuan. 


Saya dihentikan oleh sebuah lukisan yang unik, nyata, menarik dan uhh intinya keren banget. Baru pertama kali saya bisa merasakan kehidupan di sebuah lukisan.

Saya mencoba mencari pemilik lukisan, tetapi ketika saya ingin bertanya, ternyata di sekeliling tidak ada orang sama sekali, ya masa mau tanya sama tembok, gila dong. Jadi, saya hanya memperhatikan lukisan dengan jiwa seni. Benar, yang selalu menjadi pertanyaan saya sampai sekarang adalah, siapa pelukisnya? Siapa orang ini yang membuat saya percaya arti kehidupan di bawah senja? Setelah melihat lukisan ini, saya merasakan keindahan yang belum pernah saya temui, kenyamanan yang belum pernah saya dapatkan, cinta yang begitu hangat, begitulah yang saya rasakan saat mendalami lukisan ini.

Pelukis ini benar-benar profesional, karena membuat seseorang bisa memasuki dunianya. saya bisa merasakan sesuatu yang dirasakan pelukis.

Kenapa saya bisa mengatakan demikian? Karena saya seorang penulis, jika saya bisa membuat orang tertawa, menangis, tersenyum dan tersakiti berarti saya sudah berhasil menjadi penulis berbakat.

Setiap orang memang mempunyai pandangan yang berbeda, tapi bagi saya penulis bukanlah dia yang selalu mendapatkan juara, pujian dan hujatan. Namun, penulis yang selalu bisa memahami dunia sekitar, bagaimana dunia sekitar bisa berekspresi melalui tulisan kalian, tidak peduli hujatan, tapi dia akan mencoba memperbaiki sedikit demi sedikit hanya untuk dunia sekitar, penulis yang sesungguhnya akan melakukannya dengan ikhlas, hanya demi nilai sebuah karya. So, nikmatilah semua karya dengan hati nurani ya, jangan hati yang penuh dengan iri dengki.

Senin, 20 Desember 2021

Keren Abis! Air Terjun, Grojongan Sewu



Mau liburan ke Tawangmangu, tapi bingung mau berkunjung ke tempat wisata di Tawangmangu yang mana? Tenang saja, itu juga terjadi dengan saya sendiri. Bahkan saya yang sudah beberapa kali main ke Tawangmangu, masih suka bingung ingin berkunjung ke tempat wisata yang mana saja. Tawangmangu
ini memang salah satu tujuan wisata yang sangat cocok untuk liburan, terutama untuk kalian yang tinggal di daerah Solo. Soalnya hanya sekitar satu setengah jam perjalanan menuju Tawangmangu. 

Buat kalian yang ingin merencanakan liburan akhir tahun ke Tawangmangu, saya punya rekomendasi nih buat kalian, tentunya tempat wisata ini sudah pernah saya kunjungi dong, heheh. Kemarin saya baru saja mengunjungi wisata air terjun yang dimiliki oleh Tawangmangu. Namanya Grojongan Sewu tepatnya di Desa Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Wisata kali ini benar-benar cocok buat kalian yang ingin menurunkan berat badan heheh, maaf. Tapi memang benar, karena tempat wisata ini terletak di bawah kaki Gunung Lawu, dan pastinya kalian harus menuruni sekitar 1.200 anak tangga untuk sampai di tujuan.                                  
Esst, sebelum kalian menuruni 1.200 anak tangga kalian harus membayar tiket dulu ya, jangan sampai kalian cuma masuk-masuk saja. 
Tenang saja, harga tiket masih sangat terjangkau untuk pemandangan secantik ini kok, hanya dengan membayar 22.000/orang. Murahkan.

Sebenarnya, ada jalur yang lebih mudah sih, tapi menurut saya kurang menantang.
Bagi kalian nih yang suka Traveling dan memiliki jiwa petualangan seperti saya, hehe bercanda. 
Saya menyarankan kalian untuk menggunakan jalur yang menuntut fisik kalian semua. Seperti, sebuah pemanasan sebelum mendaki Gunung Lawu. Jalur yang satu ini harus melalui anak tangga yang sudah sangat baik dan nyaman untuk kalian.                                                          

Estt, tapi jangan dipaksakan jika tidak mampu mending kalian menggunakan jalur alternatif saja, daripada kalian pingsan di tengah-tengah perjalanan, siapa yang mau nolongin kalian? Penjaga Grojongan Sewu? Jangan terlalu berhadap deh, karena di sana kalian tidak akan menemukan penjaga Grojongan Sewu ya, sebelum kalian sampai di tujuan. 

Oh iya, jika kalian membawa Mas Doi, mending menggunkan jalur ini karena bisa menambah keharmonisan hubungan, hehe saya sudah pernah mengalaminya kok, coba kalian bayangkan melewati 1.200 tangga dengan meratapi nasib, sumpah kalian bisa mati berdiri di tengah-tengah perjalanan. Mending kalian membawa Mas Doi, jadi, perjalanan terasa terbang di atas awan, becanda. Esst jangan salah dulu, mas doi yang sudah halal lho, jangan sampai keliru mengartikan.

            
Di sepanjang jalan menuju Air Terjun Grojongan Sewu ini kalian akan menemukan banyak sekali kera yang berkeliaran. So, jika kalian takut dengan kera, saya menyarankan kalian  untuk menggunakan jalur alternatif saja, ya, walaupun terasa kurang menikmati sih.


Nah, kenapa saya memilih Air Terjun Grojongan Sewu? Iya, betul. Karena di sini saya benar-benar merasakan suasana hutan yang sesungguhnya, mengapa? Coba kalian bayangkan dulu saja besok akhir tahun kalian bisa mengajak Mas Doi untuk pergi ke sini, ya bagi yang mempunyai saja sih, bagi kalian  yang belum, no problem! kalian masih mempunyai temankan ya, hehe. Jadi, ajaklah teman kalian untuk mengunjungi wisata ini.

Mengapa seperti hutan, karena banyak sekali bebatuan yang berjajar rapi. Air terjun dengan ketinggian kurang lebih 30 meter ini yang menghadirkan pesona yang tidak akan kalian lupakan. Eh saya juga tidak akan bisa melupakannya dong.
                       
Saya juga bisa merasakan segarnya air terjun yang membasahi rasa lelah. Dan, yang paling saya sukai banyak sekali pepohonan yang menjulang tinggi di setiap perjalanan yang saya lewati. Kalian pasti akan terbuai dan terbius ketika berada di sini, estt dirasakan dengan jiwa petualang ya, jangan jiwa keegoisan.



Grojongan Sewu menurut saya tempat wisata paling keren di Lereng Gunung Lawu. Kawasan yang mempunyai pesona dan esoktis yang tidak akan pernah saya lupakan sedikit pun. Jadi, jangan sampai kalian melewatkan wisata ini bila berada di Solo ataupun Karanganyar.
 

Senin, 13 Desember 2021

Senja Yang Membawa Rindu, Telaga Sarangan Kini Mulai Pandai Merayu


Wah, tidak terasa akhirnya saya bisa menulis senja di postingan ke dua saya. Membahas soal senja, kamarin saya baru saja pergi ke suatu tempat dimana tidak ada kerusuhan manusia, tenteram, dan yang paling saya sukai di sana saya tidak di tuntut untuk menjadi orang lain. Tempat ini penuh dengan keaslian, tanpa ada kepalsuan. Jadi, bagi kalian yang sedang tidak baik-baik saja mending jalan-jalan ke sana, nama tempatnya itu Telaga Sarangan. Esttt, jangan cuma mengincar tempatnya aja lho, nikmati juga perjalanannya dan gunakan perasaan kemanusiaan kalian, karena di setiap perjalanan kalian pasti menemukan hal-hal yang luar biasa dan pastinya di luar dari dugaan kalian.

Tempat yang saya kunjungi itu berada di 1.200 meter di atas permukaan laut dan terletak di lereng Gunung Lawu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Hmm, cukup jauh, tapi ini masih awal dari perjalanan yang akan saya lalui di lembar-lembar selanjutnya.Perlu kalian ketahui juga bahwa akses jalan menuju Telaga Sarangan cukup tinggi dan berkelok-kelok, yang penting jika kalian yang akan menyetir sendiri. Kendaraan kalian harus dalam kondisi prima dan siap untuk menghadapi medan yang menantang. Perjalanan kali ini bagi saya sangat menarik, karena banyak sekali hal baru yang saya jumpai. Di sepanjang jalan saya menjumpai banyak sekali orang yang menjual buah dan sayuran di pinggir jalan, dan juga para petani yang sedang mengerjakan sawah di daerah pegununggan yang begitu dingin. Estt..jangan salah dulu saya ada sesuatu yang lebih menarik lagi lho. Kabetulan kemarin saya mengunjungi Telaga Sarangan tidak sendirian, saya di temani oleh seseorang yang masih saya rahasiakan namanya hehe... pastinya dia cowok dong kalau cewek sudah saya sebutkan namanya hehe....

Waktu perjalanan kami selalu menemukan hal-hal unik salah satunya, ada banyak sekali orang di sana yang menawarkan kamar kosong kepada semua pasangan tanpa melihat status mereka, dan anehnya lagi harga yang mereka tawarkan cukup murah untuk orang yang sedang di mabuk cinta. Mereka menawarkan hanya kepada orang yang membawa pasangan saja lho. Jadi, jika kalian ke sana rombongan, pasti mereka tidak akan menawarkan hehehe..., karena kalian sudah tidak di sebut dengan pasangan lagi.

Harga tiket masuk Telaga Sarangan cukup murah hanya 20.000/orang. Karena, kemarin saya berdua jadi 40.000 hehe.. namanya aja berdua. Jarak dari loket pembelian tiket dengan tempat wisatanya lumayan jauh, dan membuat pusing karena saat kami masuk banyak sekali orang yang mengejar dan menawarkan kamar kosong dengan harga yang sangat murah bagi kalangan mahasiswa seperti saya heheh... Jadi, kalau kalian pergi ke sini bawa pasangan jangan lupa ya, siapkan iman yang kuat biar makin kuat aja hehehe...

Oh iya, tempat wisata ini sepajang jalannya di penuhi dengan macam-macam kuliner lho. Estt.. tentunya tidak hanya kuliner dong, ada juga yang menjual pakaian untuk laki-laki dan perempuan. Jadi,  tidak usah bingung lagi, kalian hanya tinggal mengeluarkan uang di dalam dompet dan pilihlah barang yang kalian sukai.
Bagi kalian yang cepat lelah, jangan khawatir! karena di tempat ini menyediakan penyewaan kuda dengan harga yang cukup murah hanya 70.000/orang untuk satu kali putaran di Telaga. Sementara itu, ada banyak kegiatan wisata yang dapat di pilih di sini.

Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di sekitar danau, salah satunya adalah keliling danau dengan berbagai wahana seperti becak air, sepada air, dan perahu. Bagi saya area danau merupakan aktivitas yang paling seru tentunya dan menawarkan aktivitas untuk di ikuti.



Tujuan awal saya ke sini adalah untuk melihat senja lebih dekat, tapi gagal karena hujan tiba-tiba turun begitu saja. Cukup kecewa sih, tapi tidak terlalu besar karena tempat ini sudah memberi saya lebih dari cukup untuk keindahan yang sempurna. Jadi, bagi kalian yang ingin mengunjungi tempat ini, jangan lupa ya nikmati alamnya juga heheh... jangan cuma memadu rindu yang sudah lama tak bertemu dengan pasangan ya heheh... karena nanti kalian akan melewatkan hal-hal yang luar biasa.

Oh iya, bagi kalian yang tidak bisa memotret atau tidak ada alat yang dapat digunakan, tenang saja karena di tempat ini ada banyak sekali orang yang menawarkan jasa foto dengan tarif yang cukup murah menurut saya, 10.000/2 foto.

Intinya, kalian bisa kok mau jalan-jalan ke mana saja, tapi jangan lupa ya! Patuhi protokol kesehatan yang sudah di terapkan oleh pemerintah. Dan, jangan lupa pesan dari saya tetap manusiakan manusia, apalagi di lingkungan yang bebas. Banyak sekali kejadian tepat di mata kalian, dan kalian di paksa harus ikut turun tangan karena sebuah kewajiban.

Kamis, 25 November 2021

Terikat di Kota Pelajar

 Siapa sih yang pernah pergi ke Yogyakarta? Saya sendiri sudah berapa kali mengunjungi Kota Pelajar ini. Sebuah kota yang mampu membuat semua orang ingin berlama-lama menikmati suasana angin yang berbeda. Kota dengan kearifan lokal di tengah zaman yang sudah serba modern. Berada di Kota Pelajar ini, anda akan mendapatkan pengalaman yang jauh berbeda dari kota yang masih dipertahankan budaya Jawa sampai sekarang.

Banyak tempat wisata menarik yang dimiliki Kota Pelajar ini, salah satunya yang sangat terkenal dan pastinya, kalian sudah mengenalnya tentu saja Malioboro.

Asal nama Malioboro pun memiliki arti dalam dua versi. Pertama, nama ini diambil dari bahasa Sansekerta, yang berarti 'karangan bunga'. Hal ini dikarenakan dulu sepanjang jalan Malioboro dipenuhi oleh karangan bunga setiap kali keraton menggelar acara. Versi kedua diambil dari seorang bangsawan Inggris, Malborough, yang tinggal di Yogyakarta anatara tahun 1881-1816.

Malioboro juga menjadi semacam pusat oleh-oleh khas Yogyakarta. Sepanjang jalan Malioboro, Anda akan menemukan berbagai suvenir khas mulai dari kaos, batik, blangkan, sandal, kerajinan tangan dan pernak-pernik yang wajib Anda beli untuk oleh-oleh di rumah.

"Ini salah satu suvenir khas Yogyakarta yang mampu membuat mimpi indah, jika di gantung di depan pintu kamar" ucap salah satu pedagang suvenir.

Menurut salah satu pedagang suvenir, ada satu jenis suvenir yang mampu membuat mimpi kita jauh lebih indah, apabila kita memasang suvenir ini. Suvenir ini berbentuk gantungan yang sedikit besar dengan di kelilingi bulu yang lembut di bagian pinggirnya.

Selain kerajinan tangan yang bagus, harganya juga terjangkau untuk kalangan wisatawan. 


Untuk kuliner, di sepanjang Jalan Malioboro terdapat pedagang yang menawarkan sajian sederhana namun terasa nikmat. Salah satu kulinernya sate ayam di emperan jalan Malioboro. Di berbagai sudut pedestrian Malioboro, Anda akan berjumpa dengan ibu-ibu pedagang sate keliling. Biasa mangkal setiap sore hingga malam. 


Ada semacam kotak tempat ditaruhnya sate, bumbu kacang dan pelengkap lainnya. Di sebelahnya terdapat alat pembakar sate berukuran kecil dengan kepulan asap aroma sate yang sedap. Aneka macam sate ayam, ada sate ayam telur, sate rempelo ati, dan juga sate usus, dan tentunya harga yang relatif murah, satu porsi hanya Rp 15.000, berisi sate ayam tusuk dan lontong.

Menikmati sajian sate ayam ini sambil duduk di bangku taman di sepanjang pedestrian Malioboro dan menikmati udara segar di sepanjang jalan Malioboro.

Jangan lupa juga, kalau Anda sudah jauh-jauh dari luar kota untuk pergi ke Yogyakarta. Harus mencoba nasi gudeg yang menjadi kuliner wajib di Yogyakarta.

Di sepanjang jalan terdapat lokasi tukang becak dan juga delman yang setia mengantar perjalanan Anda. Inilah saatnya Anda berkeliling di sekitar Jalan Malioboro dengan moda transportasi khas Yogyakarta. Biasanya, tukang becak menawarkan paket keliling tempat wisata sekitar dengan biaya yang sangat terjangkau. 

Setiap hari Jalan Malioboro ini selalu di padati oleh wisatawan, khususnya hari sabtu dan minggu. 

"Setiap hari di sini selalu ramai, tapi lebih ramai lagi setiap hari sabtu dan minggu." kata satu pakusir.



Meskipun sedang diterapkan PPKM. Pemerintah tidak bisa menghentikan kerinduan para wisatawan untuk tidak mengunjungi Kota Pelajar ini. Akhirnya, Malioboro tetap di buka, dengan syarat protokol kesehatan lebih di perketat. 

Makanya, kalau Anda mengunjungi Malioboro saat keadaan Covid-19, Anda akan menemui banyak sekali pria berbaju merah dengan modelan prajurit, itu namanya Jogoboro. Petugas Jogoboro berjaga di jalur pedestrian Malioboro, Yogyakarta, Minggu (21/11). Mereka bertugas menjaga ketertiban dan menjaga kenyamanan pengunjung di Malioboro.