Tampilkan postingan dengan label Girpasang Klaten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Girpasang Klaten. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Juli 2022

Wisata Gondola Girpasang Klaten

 

Sumber: https://jatengprov.go.id



Bagaimana rasanya berwisata di kampung yang sudah lama terisolir? Apakah akan menyenangkan atau justru sebaliknya, tentu kita tidak akan tau bila tidak mencoba. Jika ingin merasakan sensasi berlibur di kampung yang terisolir, di Klaten terdapat satu tempat namanya wisata Gondola Girpasang. 


Lokasi ini terletak di lereng Gunung Merapi tepatnya di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten. Objek wisata Gondola Girpasang berjarak kurang lebih 26 kilometer dari alun-alun Kabupaten Klaten.

Wisata Gondola Girpasang yang dibuka awal tahun 2022 ini merupakan salah satu objek wisata yang sangat menarik di Kabupaten Klaten. 


Objek wisata Gondola Girpasang ini memiliki udara yang sangat sejuk karena ekosistem alam yang masih terjaga, sehingga badan menjadi terasa segar ketika di sana. Kini untuk menuju Desa Girpasan wisatawan harus menaiki wahana semacam kotak kaca atau jembatan gantung yang melayang di atas lembah.


Chanel YouTube Septiyanto Kewell menuturkan, sebelum adanya jembatan gantung maupun Gondola, masyarakat dulu bermobilitas menggunakan anak tangga yang berjumlah kisaran 1001 anak tangga untuk sampai ke kampung Girpasang. Anak tangga tersebut merupakan akses satu-satunya yang dapat digunakan dulu. 


Waktu yang perlu dikeluarkan untuk berjalan melalui anak tangga tersebut berkisar antara 30-60 menit hingga sampai ke lokasi. Di sisi kiri anak tangga, akan langsung dihadapkan pada jurang yang memiliki kedalaman sekitar 130-150 meter.


Kampung Girpasang dulunya sangat terisolir karena sulitnya akses untuk keluar maupun masuk wilayah ini. Hingga akhir tahun lalu ramai di sosial media dan mendapat perhatian lebih dari pemerintah Kabupaten Klaten maupun Provinsi Jawa Tengah dan dibangunkan jembatan gantung dan Gondola guna mobilitas warganya.


Jembatan gantung yang dibangun melintang sejauh 120 meter dengan kapasitas maksimum dinaiki oleh 40 orang dewasa. Jembatan ini juga digunakan masyarakat sekitar untuk aktivitas sehari-hari. 


Bagi wisatawan yang ingin menaiki jembatan ini harus sedikit bersabar untuk mengantre sebelum melewatinya. Selama melewati jembatan gantung ini, turis dilarang untuk berkelompok atau berkerumun di satu tempat. Di masing-masing ujung jembatan gantung terdapat operator yang akan menjalaskan peraturan dan juga membuka tutup jalur keluar masuk jembatan gantung.


Sedangkan untuk Gondola, wisatawan dapat menaiki kereta gantung tersebut untuk menyebrangi lembah dengan waktu tempuh selama dua hingga lima menit dengan panjang 130 meter. 


Namun, objek yang satu ini tidak direkomendasikan bagi turis yang memiliki pobhia ketinggian karena tingginya jarak antara Gondola dan permukaan tanah. Untuk naik wisata Gondola ini, wisatawan perlu merogoh kocek sebesar Rp 60.000 untuk pulang pergi dengan kapasitas maksimal 4 orang penumpang.


Gondola terbuat dari kota kaca dengan kerangka baja yang dicat dengan warna merah atau orange yang digantungkan di atas lembah. Di dalam Gondola disediakan tempat duduk yang dan pegangan tangan yang digantung di masing-masing sisi Gondola yang dapat digunakan untuk berpegangan. Bahan kaca yang digunakan, membuat wisatawan dapat melihat pemandangan lembah dari ketinggian. 


Lembah hijau yang membentang luas dengan kedalaman 130-150 meter ini menjadi panorama alam tersendiri sejauh mata memandang. Selain sebagai transportasi bagi wisatawan, Gondola juga biasa digunakan oleh masyarakat sekitar untuk mengangkut hasil panen ataupun rumput untuk pakan ternak.


Selain untuk menikmati wisata Gondola, wisatawan juga dapat menikmati berbagai sajian kuliner di tempat makan di dekat station Gondola. Terdapat banyak caffe dan resto yang nyaman dan tersaji. Sembari menyantap makanan, turis dapat menikmati indahnya pemandangan dan segarnya udara di Girpasang. 


Terdapat pula beberapa komuniatas sepeda yang turut antusias di atas untuk sekedar bersepeda melewati jembatan Girpasang ini.


Happy Traveling😉



Penulis: Aprillia Setyaning Normalisa Putri