Jumat, 15 Juli 2022

Rekomendasi Wisata Umbul yang Wajib Dikunjungi di Klaten

Tags

 

Sumber : https://visitjawatengah.jatengprov.go.id

Klaten merupakan kabupaten yang memisahkan Solo dan Yogyakarta. Tidak jarang haya dilewatkan begitu saja oleh para wisatawan. Namun, di balik daerah yang terlihat kecil dan sering dilewati ini, ternyata menyimpan berbagai objek wisata yang tidak kalah menarik seperti di Solo dan Yogyakarta. Untuk itu, kali ini kita akan mengulik apa saja sih objek wisata yang menarik di sana.


Klaten terkenal dengan berbagai sumber daya alam yang melimpah dan salah satunya ialah sektor perairan. Terdapat banyak sumber-sumber air yang dikelola oleh pemerintah daerah menjadi destinasi wisata yang tidak bisa dianggap remeh, seperti umbul atau mata air murni dari alam, wahana air, dan masik banyak lagi. 

Dilansir dari kanal YouTube Septiyanto Kewell, tidak hanya satu atau dua, setidaknya terdapat empat belas destinasi umbul yang ada di Klaten. Seperti umbul Ponggok, umbul Besuki, umbul Siblarak, umbul Jolotundo, umbul Manten, umbul Sigedang atau Kapilaler, umbul Brondong dan masih banyak lagi. Wah, menarik sekali bukan? Kali ini kita akan mengenal lebih dekat empat dari lima belas mata air yang ada di Klaten, apa saja itu? Yuk, simak lebih lanjut.


Umbul Ponggok Klaten


Mata air ini terletak di jalan Delanggu-Polanharjo, Dusun Jeblogan, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Umbul Ponggok ini merupakan satu dari banyakknya umbul di Klaten yang namnya sudah populer di kalangan masyarakat Indonesia. Beberapa artis ibukota juga banyak yang sudah mampir untuk turut merasakan segarnya air di umbul Ponggok ini.


Para wisatawan dapat menikmati berbagai kegiatan underwater seperti berenang, snorkeling, diving, dan underwater photography bersama ikan-ikan. Terdapat berbagai ikan yang dapat kita ajak berfoto di air seperti ikan mas, bawal, koi, dan hias lainnya. Objek wisata ini akan sangat ramai di akhir pekan dan hari-hari libur tertentu apalagi disaat event padusan sebelum ramadan tiba. Nah, sangat sayang bukan untuk melewatkan destinasi wisata yang satu ini.


Umbul Sigedang atau Kapilaler


Objek umbul satu ini terdapat di Dukuh Umbulsari, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Umbul ini memiliki kedalaman sekitar 1,5 meter. Dikelilingi dengan bebatuan rimbun pohon beringin besar yang membuat umbul satu ini terlihat asri dan alami. Suasana yang disuguhkan juga sangat sejuk ditambah lagi dengan kondisi ai yang jernih membuat pengunjung dapat melihat berbagai ikan kecil yang turut hidup di sana.


Pohon-pohon beringin yang ada di sana dipercaya sudah berusia ratusan tahun. Akarnya yang menjuntai ke air yang jernih bisa menjadi salah satu spot foto yang sangat menarik untuk diambil. Seperti umbul Ponggok, umbul Sigedang ini cenderung akan ramai saat musim libur tiba serta ketika masyarakat melaksanakan agenda padusan.


Umbul Manten


Umbul Manten berada di Dukuh Boto, Desa wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Tidak jauh berbeda dengan umbul Sigedang, umbul manten juga menyediakan mata air yang jernih dan segar. Sama-sama memiliki kedalaman 1,5 meter seperti umbul Sigedang. 


Umbul ini dikenal sebagai umbul baru yang belum lama dibuka. Umbul satu ini juga sangat populer di sosial media. Tiket masuknya pun cukup terjangkau, bagi orang dewasa dibandrol dengan harga sepuluh ribu rupiah, dan gratis untuk anak-anak. Di sekitar umbul juga disediakan banyak gazebo-gazebo kecil yang dapat digunakan untuk bersantai, cock sekali bukan.


Umbul Siblarak


Seperti umbul Manten, umbul Siblarak ini juga merupakan umbul yang baru. Umbul yang terletak di Jatirejo, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten ini juga pernah ditutup selama pandemi kemarin. 


Selain untuk berenang, wisatawan dapat menikmati suasana, bermain flying fox dan juga menikmati kuliner yang disediakan. Terdapat beberapa macam kuliner yang disediakan seperti ikan bakar, sambal belut, ayam bakar, siomay dan lainnnya yang wajib untuk dicoba. Untuk menikmati suasana pengunjung cukup membayar tiket sebesar Rp 8.000; saja.


Pengelola juga menyediakan aula terbuka yang dapat dimanfaatkan secara gratis untuk berbagai acara pertemuan. Bila ingin menggunakan alas, wisatawan dapat menyewa tikar pada pengelola umbul. Menggiurkan bukan?


Happy Traveling😉



Penulis: Aprilia Setyaning Normalisa Putri




Hai semua! Kenalin, Namaku Umi Riadatul Munasaroh seorang Mahasiswa yang sekarang sedang beraktivitas sebagai penulis nih.

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :


EmoticonEmoticon